Alat Gratis

Pembuat Barcode WiFi Gratis (QR Code WiFi)

Buat QR code WiFi gratis dalam hitungan detik. Tamu cukup scan dengan kamera dan langsung terhubung, tanpa mengetik kata sandi. Mendukung WPA, WPA2, WPA3, WEP, dan jaringan terbuka.

Nama persis yang dipancarkan router Anda. Maksimal 32 karakter.

Paling umum: berfungsi di hampir semua jaringan modern

Maksimal 63 karakter. Tetap di browser Anda dan tidak pernah dikirim ke U2L.

Tingkat yang lebih tinggi lebih tahan terhadap kerusakan atau logo di tengah, tetapi membuat kode lebih padat.

Pratinjau langsung

Masukkan nama jaringan Anda untuk membuat QR code

Tanpa daftar
Gratis selamanya
Sesuai GDPR
Didukung oleh U2L

Jawaban Singkat

QR code WiFi, yang juga sering disebut barcode WiFi, adalah gambar yang bisa dipindai dan menyimpan kredensial jaringan (SSID, kata sandi, jenis enkripsi) dalam format standar. Saat kode dipindai dengan kamera ponsel, perangkat otomatis bergabung ke jaringan tanpa perlu mengetik kata sandi secara manual. Gratis, berjalan di browser, dan bisa diunduh sebagai PNG, SVG, atau PDF.

Fakta Singkat

  • iOS 11+ dan Android 9+ dapat memindai QR code WiFi langsung dari aplikasi kamera bawaan, tanpa perlu aplikasi pemindai pihak ketiga.
  • QR code WiFi menggunakan skema URI WIFI:, format tidak resmi tetapi didukung secara universal, yang awalnya didokumentasikan oleh proyek ZXing.
  • Satu kode berlaku untuk jumlah perangkat dan scan yang tidak terbatas. Kode ini tidak akan kedaluwarsa, kecuali Anda mengganti kata sandinya.
  • Jenis enkripsi ikut dikodekan ke dalam data QR. WPA, WPA2, WPA3, WEP, dan “nopass” (jaringan terbuka) semuanya didukung.
  • Jaringan tersembunyi memerlukan penanda (flag) tambahan, yaitu H:true, agar perangkat tahu bahwa permintaan untuk bergabung perlu dipancarkan.
  • Koreksi kesalahan Reed-Solomon membuat kode tetap bisa dipindai dengan benar meski mengalami kerusakan fisik hingga 30% pada tingkat H.
  • Logo di bagian tengah kode aman ditambahkan pada tingkat koreksi kesalahan H, yang menyisihkan cukup redundansi untuk area yang tertutup logo.

Cara Membuat Barcode WiFi

Lima langkah cepat. QR code langsung diperbarui saat Anda mengetik; unduh setelah tampilannya sesuai.

  1. 1

    Masukkan nama jaringan (SSID)

    Ketik nama persis yang dipancarkan router Anda. Huruf besar dan kecil dibedakan. Jika nama jaringan Anda mengandung karakter khusus, ketik persis seperti yang tampil; alat ini akan meng-escape karakter tersebut secara otomatis.

  2. 2

    Pilih jenis enkripsi

    Pilih WPA/WPA2 jika Anda memasang kata sandi (pengaturan default di hampir semua router modern). Pilih WPA3 hanya jika router dan semua perangkat klien Anda mendukungnya. Pilih WEP untuk jaringan lawas. Pilih “Tanpa kata sandi” untuk jaringan terbuka, tetapi jangan mencetak dan memajangnya di tempat umum sebelum menimbang untung-ruginya dari sisi keamanan.

  3. 3

    Masukkan kata sandi

    Ketik kata sandi jaringan persis seperti yang akan diketik oleh tamu. Spasi, huruf besar-kecil, dan karakter khusus semuanya berpengaruh. Alat ini berjalan sepenuhnya di browser Anda, sehingga kata sandi tidak pernah keluar dari perangkat Anda.

  4. 4

    Aktifkan opsi jaringan tersembunyi jika perlu

    Jika router Anda disetel agar tidak memancarkan SSID, aktifkan opsi “Jaringan tersembunyi”. Tanpa penanda ini, ponsel tidak akan mencoba bergabung ke jaringan yang tidak terlihat olehnya, dan scan QR akan gagal tanpa pemberitahuan apa pun.

  5. 5

    Unduh QR code

    Pilih PNG untuk layar, atau SVG maupun PDF untuk cetak (keduanya vektor, resolusi tak terbatas). Cetak dengan ukuran 2 cm atau lebih agar kamera ponsel bisa mengunci fokus pada jarak scan yang umum.

Apa itu Pembuat QR Code WiFi?

Pembuat QR Code WiFi adalah alat untuk membuat barcode dua dimensi yang bisa dipindai dan menyimpan kredensial jaringan WiFi dalam format terstruktur. Saat kamera smartphone membaca kode tersebut, perangkat mengurai nama jaringan, jenis keamanan, dan kata sandinya, lalu meminta konfirmasi pengguna untuk bergabung ke jaringan cukup dengan sekali ketuk. Tidak perlu aplikasi, pendaftaran, atau mengetik apa pun.

Format ini berasal dari ZXing (Zebra Crossing), library barcode open source yang mengusulkan skema URI sederhana (WIFI:T:<jenis>;S:<ssid>;P:<kata_sandi>;H:<tersembunyi>;;) yang bisa diurai oleh pemindai QR apa pun. Apple, Google, Samsung, dan semua vendor Android besar kemudian menanamkan dukungan bawaan langsung ke aplikasi kamera mereka. Itulah sebabnya smartphone keluaran era 2018 sudah bisa bergabung ke jaringan dari kode tercetak tanpa memasang apa pun.

QR code WiFi memecahkan masalah nyata: mengetik kata sandi 16 karakter di keyboard ponsel, apalagi yang mencampur huruf besar, huruf kecil, dan simbol, butuh lebih dari 30 detik dan sering gagal. QR code memangkasnya menjadi sekali scan, dan itulah sebabnya kedai kopi, hotel, restoran, dan tempat konferensi memakainya secara luas. Kode ini juga tidak menyimpan status (stateless): kode tercetak yang sama bisa menyambungkan satu perangkat atau seribu perangkat, dan tidak ada batasan frekuensi scan karena tidak ada yang mencatat scan, baik di sisi U2L maupun di sisi router.

Karena QR code memuat kata sandi dalam bentuk teks biasa, perlakukan kode yang dicetak dengan kehati-hatian yang sama seperti kertas tempel bertuliskan “WiFi: KataSandiDiSini”. Siapa pun yang memotret QR Anda akan mendapatkan kredensial jaringan Anda. Untuk ruang publik yang ramai, pendekatan yang tepat adalah jaringan tamu terpisah dengan kata sandi yang tidak sensitif, bukan jaringan rumah atau kantor Anda.

Bagaimana cara kerja Pembuat QR Code WiFi?

QR code adalah barcode matriks 2D yang terdiri dari kotak-kotak terang dan gelap (modul) yang tersusun dalam sebuah kisi. Kisi ini mengodekan data biner menggunakan kode koreksi kesalahan Reed-Solomon, sehingga pemindai dapat merekonstruksi byte aslinya meskipun sebagian kode kotor, tergores, atau tertutup. Ada empat tingkat koreksi kesalahan: L (toleransi kerusakan sekitar 7%), M (15%), Q (25%), dan H (30%). Koreksi yang lebih tinggi mengurangi kapasitas data kode, tetapi meningkatkan keandalannya dalam pemakaian nyata.

Khusus untuk WiFi, QR code mengodekan string pendek dalam format URI WIFI:. Susunan persisnya adalah: WIFI:T:<autentikasi>;S:<ssid>;P:<kata_sandi>;H:<penanda_tersembunyi>;; dengan T sebagai jenis enkripsi (WPA, WEP, nopass), S sebagai nama jaringan (SSID), P sebagai kata sandi (dihilangkan untuk jaringan terbuka), dan H bernilai “true” untuk jaringan tersembunyi. Karakter khusus yang bentrok dengan format ini, yaitu titik dua, titik koma, koma, tanda kutip ganda, dan garis miring terbalik (backslash), di-escape dengan menambahkan backslash di depannya. Jadi, kata sandi yang mengandung titik koma akan menjadi “kata\;sandi” di dalam data QR.

Saat aplikasi kamera di ponsel mendeteksi pola QR, aplikasi tersebut mendekode byte-nya, melihat awalan WIFI:, dan mengenalinya sebagai kredensial jaringan. Sistem operasi (OS) kemudian menampilkan dialog sistem yang menawarkan untuk bergabung ke jaringan dengan SSID tersebut, lalu menambahkan jaringan itu ke daftar jaringan tersimpan di perangkat jika pengguna menyetujuinya. Dari sudut pandang pengguna, prosesnya hanya sekali scan dan sekali ketuk. Di balik layar, OS menjalankan alur koneksi yang sama seperti ketika pengguna mengetik kata sandi secara manual, hanya saja tanpa kerepotannya.

Jenis enkripsi bukan sekadar metadata. OS menggunakannya untuk menentukan handshake autentikasi mana yang akan dicoba. QR yang dibuat dengan jenis WPA tetapi dipakai untuk router yang hanya mendukung WPA2 tetap berfungsi, karena Apple dan Google memperlakukan WPA dan WPA2 sebagai satu jalur autentikasi yang sama. WPA3 harus dipilih secara eksplisit karena memakai handshake yang berbeda (SAE, bukan PSK). WEP didukung, tetapi tidak disarankan: enkripsinya sudah dibobol dan OS mungkin menampilkan peringatan keamanan.

Contoh Penggunaan

Cara pemasar, pelaku bisnis, dan developer memakai Pembuat QR Code WiFi.

Kedai kopi dan kafe

Cetak satu kartu A5 berisi QR jaringan tamu, lalu letakkan di samping kasir. Pelanggan cukup scan, terhubung, dan betah lebih lama. Tidak ada lagi pertanyaan “kata sandinya apa?” yang menyela pelayanan sepuluh kali dalam sejam. Gunakan jaringan tamu terpisah agar Anda bisa mengganti kata sandinya secara berkala tanpa merepotkan staf.

Restoran dan bar

Tempel stiker QR kecil di setiap meja atau di bagian belakang menu. Sambil menunggu makanan datang, pengunjung bisa terhubung tanpa perlu bertanya. Padukan dengan QR code ulasan Google di kartu yang sama untuk menggabungkan dua CTA berkonversi tinggi dalam satu media cetak.

Hotel dan properti sewa jangka pendek

Ganti kartu WiFi berlaminasi dengan QR code. Staf tidak perlu lagi menjelaskan kata sandi lima puluh kali sehari. Cetak satu untuk kamar dan satu untuk lobi. Host Airbnb bisa menyertakan QR di buku panduan tamu, sehingga tamu sudah terhubung sebelum membongkar koper.

Tempat konferensi dan acara

QR di lanyard atau buku acara cetak memungkinkan peserta tersambung ke WiFi acara dalam hitungan detik. Sangat penting untuk acara hybrid, saat pembicara melakukan siaran langsung atau peserta memakai aplikasi pendamping. Lebih cepat daripada antrean 200 orang yang harus disambungkan secara manual.

Coworking space dan kantor

Tempel QR di pintu ruang rapat untuk tamu yang butuh akses cepat tanpa merepotkan resepsionis. Pasang juga di area printer agar kontraktor bisa terhubung tanpa melibatkan tim IT. Padukan dengan VLAN tamu terpisah untuk isolasi keamanan.

Sekolah dan universitas

Tempel cetakannya di papan tulis kelas atau di pintu masuk perpustakaan. Beban helpdesk IT pun berkurang selama minggu awal tahun ajaran baru. Untuk program satu perangkat per siswa (1:1), QR memangkas langkah koneksi dari 60 detik menjadi 3 detik per siswa, dan selisihnya terasa besar di kelas berisi 30 siswa.

Klinik kesehatan

WiFi untuk pasien di ruang tunggu mendongkrak skor pengalaman pasien. Pajang QR di meja pendaftaran agar orang bisa terhubung sambil menunggu. Staf tidak perlu mengulang-ulang kata sandi sepanjang sore yang sibuk, dan tulisan kata sandi di papan tulis tidak bisa lagi diutak-atik orang.

Toko ritel dan pop-up store

WiFi pelanggan membuat pembeli bertahan lebih lama di toko dan membuka akses ke analitik beacon. Stiker QR di pintu kamar pas atau di label tepi rak mengajak pelanggan terhubung tanpa perlu ditawari staf. Sangat berguna untuk toko di lantai basement atau di mal yang menjadi area tanpa sinyal (dead zone).

Vila sewaan dan B&B

Cetak QR di dalam buku panduan tamu, lalu laminasi. Tamu langsung terhubung begitu masuk, bahkan sebelum membongkar koper. Pertanyaan yang paling sering dikirim tamu lewat pesan kepada host berkurang 80%, dan Anda tidak perlu lagi siaga setiap kali ada check-in.

Jaringan tamu di rumah

Tempel kartu QR kecil di dekat pintu depan. Keluarga yang berkunjung bisa terhubung tanpa Anda harus mengetikkan kata sandi acak 24 karakter ke ponsel kerabat. Gunakan SSID tamu terpisah dengan isolasi agar perangkat di jaringan tamu tidak bisa menjangkau printer, NAS, atau hub smart home Anda.

Pembuat QR Code WiFi vs Alternatif Lain

Perbandingan fitur dan harga secara berdampingan dengan alternatif teratas.

FiturU2LBitlyDub.coQR Code MonkeyGoQR.me
Dukungan QR code WiFi
Gratis, tanpa daftar
Jenis enkripsi WPA3
Unduhan SVG vektorBerbayar
Dukungan jaringan tersembunyi
Logo kustom / brandingPaket gratisHanya berbayarHanya berbayar
QR WiFi massal (CSV)Berbayar
Kata sandi tetap di browserTidak jelasTidak jelas

Pembuat QR Code WiFi vs QR Code Monkey

QR Code Monkey adalah pembuat QR WiFi gratis dengan trafik terbesar. Alat ini berfungsi, tetapi paket gratisnya menyembunyikan fitur-fitur penting di balik paywall, dan ekspor SVG secara khusus memerlukan paket berbayar. Akibatnya, sebagian besar pengguna hanya mendapatkan PNG beresolusi rendah yang hasil cetaknya buruk di ukuran A4.

Pembuat QR Code WiFi dari U2L gratis, menyediakan unduhan PNG, SVG, dan PDF, serta mendukung WPA3 (yang tidak didukung Monkey). U2L membuat kode di browser Anda dan menyatakannya secara eksplisit di dalam alat, sehingga kata sandi tidak pernah dikirim ke server. Untuk kebutuhan sesekali di rumah atau usaha kecil, keduanya sama-sama bisa dipakai. Untuk apa pun yang ingin Anda cetak dalam skala besar, pilih output vektor.

Pembuat QR Code WiFi vs GoQR.me

GoQR.me adalah pembuat QR WiFi paling sederhana di web: satu formulir di satu halaman. Fungsi dasarnya terpenuhi, tetapi hanya sampai di situ. Tidak ada ekspor SVG, tidak ada dukungan logo, dan desainnya belum diperbarui selama hampir satu dekade.

Jika Anda hanya butuh QR yang berfungsi dalam 10 detik dan tidak peduli tampilannya, GoQR sudah cukup. U2L memberikan alur 10 detik yang sama, ditambah ekspor vektor, WPA3, dan jalan menuju QR code dinamis jika suatu saat Anda perlu mengganti kata sandi tanpa mencetak ulang.

Praktik Terbaik

Gunakan jaringan tamu

Jangan pernah mencetak QR untuk WLAN utama Anda jika ada kemungkinan orang lain melihat kodenya. Router dari vendor besar mana pun mendukung jaringan tamu dengan isolasi dan kata sandi terpisah, dan jaringan itulah yang seharusnya ada di QR.

Cetak minimal 2 cm

Pada jarak scan yang umum (30 cm), kode yang lebih kecil dari 2 x 2 cm sulit dikunci oleh autofokus kamera. Untuk kode yang dipasang di dinding dan dimaksudkan untuk dipindai dari seberang ruangan, perbesar hingga 8 cm atau lebih.

Gunakan tingkat koreksi kesalahan H jika menambahkan logo

Logo yang ditumpuk di atas kode menutupi sebagian datanya. Tingkat H menyisihkan redundansi 30%, cukup agar kode dengan logo di tengah seluas 20% area kode tetap terbaca dengan lancar. Pada tingkat L dan M, kode akan sesekali gagal dipindai.

Uji di beberapa ponsel sebelum mencetak

Scan dengan iPhone, ponsel Android terbaru, dan satu ponsel Android lama (versi 10 ke atas) sebelum QR dikirim ke percetakan. Perbedaan autofokus kamera dan cara OS menangani QR sesekali memunculkan kegagalan scan pada kode yang tampak baik-baik saja di pratinjau.

Gunakan kontras tinggi

Hitam di atas putih memberikan hasil cetak terbaik. QR berwarna tetap berfungsi, tetapi kurang andal di bawah pencahayaan berwarna (lampu restoran yang hangat, lampu neon kantor). Jika harus memakai warna brand, pastikan modul gelap setidaknya 65% lebih gelap daripada latar belakangnya.

Hindari laminasi glossy di area QR

Laminasi glossy menimbulkan pantulan cahaya yang mengacaukan autofokus kamera. Jika bagian kartu lainnya dilaminasi, lapisi area QR dengan finishing doff (matte). Laminasi UV doff mudah didapat dan harganya sama.

Cantumkan kata sandi cadangan dalam bentuk teks di dekat QR

Jika aplikasi kamera gagal atau pengguna memakai perangkat lama, beri mereka jalan keluar. Satu baris kecil di bawah QR bertuliskan “WiFi: NamaJaringan / Kata sandi: katasandianda” mengatasi semua kasus khusus tanpa biaya sepeser pun.

Buat dalam resolusi vektor untuk cetak

Selalu unduh SVG jika tujuannya untuk dicetak. PNG beresolusi 1024 x 1024 terlihat bagus di layar, tetapi akan pecah jika diperbesar ke ukuran poster A3. SVG bisa diperbesar ke ukuran berapa pun tanpa kehilangan satu piksel pun.

Buat ulang QR saat mengganti kata sandi

QR code statis menyimpan kata sandi apa adanya. Begitu kata sandi diganti, kode yang sudah dicetak tidak berguna lagi. Pilih salah satu: tetap memakai kata sandi statis (dengan jaringan tamu), atau gunakan layanan QR dinamis agar Anda bisa mengganti kata sandi tanpa mencetak ulang.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Memilih jenis enkripsi yang salah

Jika router Anda menggunakan WPA2 tetapi QR dibuat dengan jenis WEP, proses koneksi akan gagal tanpa pemberitahuan atau turun ke handshake yang kurang aman. Pastikan jenisnya di halaman admin router sebelum membuat QR; “WPA/WPA2 Personal” adalah pengaturan modern yang paling umum.

Lupa meng-escape karakter khusus

Kata sandi yang mengandung titik koma, titik dua, koma, backslash, atau tanda kutip ganda akan merusak parser URI WIFI: jika tidak di-escape. Alat U2L meng-escape karakter tersebut secara otomatis; encoder manual sering keliru dan menghasilkan QR yang bisa dipindai tetapi gagal saat autentikasi.

Mencetak terlalu kecil

QR yang dicetak lebih kecil dari 2 cm pada jarak scan standar 30 cm sesekali gagal terbaca oleh kamera ponsel Android kelas bawah. Perbesar ke 4 cm, dan tingkat kegagalannya turun hingga mendekati nol.

Lupa memasang penanda jaringan tersembunyi

Jaringan tersembunyi (yang tidak memancarkan SSID) memerlukan H:true di dalam data QR. Tanpa penanda itu, ponsel tidak akan aktif mencari jaringan tersebut: scan berhasil, tetapi proses koneksinya diam-diam kehabisan waktu (timeout).

Menganggap QR bersifat rahasia

Siapa pun yang memotret QR akan mendapatkan kata sandi Anda. Perlakukan QR seperti tulisan yang dipajang, bukan seperti kunci. Untuk jaringan yang sensitif, jangan pernah memasang QR di papan informasi; bagikan hanya secara langsung kepada orang yang memang perlu bergabung.

Memakai bitmap (PNG) untuk cetakan seukuran poster

PNG 512 px cukup untuk kartu A5, tetapi tampak sangat buruk di poster A2. Selalu ekspor SVG jika ukuran cetaknya belum pasti atau besar.

Menulis SSID dengan spasi di awal atau akhir

Beberapa router mengizinkan spasi di akhir SSID; ponsel menganggapnya sebagai jaringan yang berbeda. Jika QR tidak bisa tersambung, salin SSID langsung dari konfigurasi router alih-alih mengetiknya ulang.

Spesifikasi Teknis

FormatSkema URI WIFI: (standar de facto, awalnya didokumentasikan oleh ZXing)
Kolom yang dikodekanT (jenis autentikasi), S (SSID), P (kata sandi), H (penanda jaringan tersembunyi)
Jenis autentikasi yang didukungWPA, WPA2, WPA3, WEP, nopass (jaringan terbuka)
Escape karakter khususBackslash ditambahkan sebelum \, ;, ,, :, dan "
Tingkat koreksi kesalahan QRL (~7% kerusakan), M (~15%), Q (~25%), H (~30%)
Kapasitas defaultCukup untuk SSID + kata sandi 63 karakter pada tingkat M, dengan dukungan logo pada tingkat H
Dukungan bawaan iOSiOS 11+ (2017) melalui aplikasi Kamera bawaan
Dukungan bawaan AndroidAndroid 9+ (2018) melalui aplikasi Kamera bawaan di sebagian besar merek ponsel
Ukuran cetak yang disarankanMinimal 2 cm pada jarak scan 30 cm; perbesar untuk jarak yang lebih jauh
Unduhan yang tersediaPNG (raster), SVG dan PDF (vektor, bisa diperbesar ke ukuran berapa pun)

Penggunaan per Industri

Perhotelan (hotel, B&B, vila sewaan)

Cetak satu QR untuk setiap kamar dan satu untuk area bersama. QR menggantikan kartu WiFi berlaminasi dan mengurangi gangguan di meja resepsionis sebesar 60 hingga 80% pada bulan pertama. Sangat efektif untuk tamu mancanegara yang enggan mengetik kata sandi 20 karakter dengan tata letak keyboard yang asing bagi mereka.

Usaha kuliner (restoran, kafe, bar)

Padukan QR WiFi dengan QR code ulasan Google di kartu yang sama. Pengunjung memindai keduanya dalam lima detik setelah duduk. Pola yang sudah teruji: stiker QR kecil di bagian belakang setiap menu, kartu QR di atas meja dengan kedua QR berdampingan, dan stiker vinyl di sisi mesin kasir.

Perkantoran (coworking space, tamu perusahaan)

Tempel QR jaringan tamu di setiap pintu ruang rapat. Tamu sudah terhubung sebelum tuan rumahnya datang. Padukan dengan VLAN tamu yang memisahkan mereka dari LAN perusahaan. Untuk coworking space, pasang QR di meja penyambutan dan di dalam toilet khusus anggota (menarik perhatian, tetapi tidak ramai dilalui orang).

Pendidikan (sekolah, perpustakaan, universitas)

Pajang QR di setiap ruang kelas dan di pintu masuk perpustakaan. Pada minggu pertama semester, satu perubahan ini saja memangkas tiket dukungan IT untuk koneksi perangkat siswa sebesar 40 hingga 60%. Gunakan jaringan tamu sekolah ala eduroam, bukan LAN staf.

Kesehatan (klinik, praktik dokter gigi, rumah sakit)

WiFi pasien merupakan komponen terukur dari skor pengalaman pasien dalam survei NHS, CMS, dan HCAHPS. Kartu QR di ruang tunggu menyambungkan pasien dalam hitungan detik tanpa melibatkan staf. Tempatkan WiFi pasien di VLAN yang terpisah dari sistem klinis demi kepatuhan terhadap HIPAA / GDPR.

Ritel (toko, pop-up store, mal)

WiFi pelanggan memperpanjang waktu kunjungan (dwell time) dan membuka akses ke analitik beacon Bluetooth. QR paling efektif dipasang di pintu kamar pas dan shelf talker di tepi rak, yaitu permukaan yang menarik perhatian dan tempat pelanggan memang berhenti 5 hingga 10 detik. Hindari memasangnya di kaca etalase yang ramai; silau matahari membuat scan gagal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bisakah saya scan barcode WiFi dengan iPhone?

Bisa. iPhone dengan iOS 11 atau yang lebih baru (semua yang dirilis sejak 2017) dapat memindai QR code WiFi langsung dari aplikasi Kamera bawaan. Arahkan kamera, tunggu banner notifikasi kuning muncul, lalu ketuk untuk bergabung. Anda tidak memerlukan aplikasi pihak ketiga dan tidak perlu mengunduh aplikasi pemindai.

Bisakah saya scan QR code WiFi dengan ponsel Android?

Bisa. Sebagian besar ponsel dengan Android 9 (Pie) atau yang lebih baru mendukung scan QR WiFi langsung dari kamera. Perangkat Samsung, Pixel, OnePlus, Xiaomi, dan Oppo sudah bertahun-tahun menyertakan fitur ini. Di perangkat yang lebih lama, pasang aplikasi Google Lens atau Google Camera untuk mendapatkan fungsi yang sama.

Apa perbedaan WPA, WPA2, dan WPA3?

WPA, WPA2, dan WPA3 adalah generasi enkripsi WiFi yang berurutan. WPA2 adalah yang paling umum saat ini, dan biasanya itulah yang dimaksud dengan “WiFi yang dilindungi kata sandi”. WPA3 lebih baru (2018+), lebih aman, dan didukung oleh router serta perangkat buatan 2019 atau sesudahnya. Untuk pembuatan QR, WPA dan WPA2 bisa saling dipertukarkan; WPA3 harus dipilih secara eksplisit.

Apakah alat ini berfungsi untuk jaringan tersembunyi?

Ya. Aktifkan opsi “Jaringan tersembunyi” saat membuat QR. Jaringan tersembunyi tidak memancarkan SSID-nya, sehingga ponsel memerlukan petunjuk eksplisit untuk mencoba bergabung. Penanda H:true di dalam data QR memberi tahu OS untuk tetap mencoba. Tanpa penanda ini, scan memang berhasil, tetapi proses koneksi gagal tanpa pemberitahuan.

Apakah kata sandi saya disimpan di suatu tempat?

Tidak. Pembuat QR Code WiFi dari U2L berjalan sepenuhnya di browser Anda. SSID dan kata sandi dikodekan ke dalam QR secara lokal dan tidak pernah dikirim ke server U2L, dicatat dalam log, atau disimpan di mana pun. Anda bisa memastikannya sendiri dengan membuka DevTools browser dan memeriksa tab Network saat membuat QR.

Seberapa besar QR code sebaiknya dicetak?

Minimal 2 x 2 cm jika kode akan dipindai dari jarak sepanjang lengan (sekitar 30 cm). Perbesar secara linear untuk jarak yang lebih jauh: 4 cm untuk 60 cm, 8 cm untuk 120 cm, dan seterusnya. QR code pada poster yang dimaksudkan untuk dipindai dari seberang ruangan sebaiknya berukuran 15 cm atau lebih.

Bisakah saya menambahkan logo ke QR code?

Logo kustom didukung di Pembuat QR Code U2L (alat QR dinamis). Alat QR WiFi gratis ini mempertahankan desain yang minimalis demi kompatibilitas maksimal. Jika Anda membutuhkan logo di atas kode, pilih tingkat koreksi kesalahan H (toleransi kerusakan 30%) di pembuat QR di atas, unduh kodenya, lalu tambahkan logo dengan editor gambar apa pun.

Berapa panjang maksimal kata sandi WiFi?

WPA2 mengizinkan kata sandi hingga 63 karakter ASCII. QR dapat mengodekannya dengan leluasa pada tingkat koreksi kesalahan standar. SSID bisa mencapai 32 karakter. Kolom di alat ini berhenti tepat di batas tersebut. Kata sandi yang panjang membuat kode lebih padat, jadi cetak sedikit lebih besar jika Anda memakai ke-63 karakter.

Mengapa QR code WiFi saya tidak berfungsi di ponsel lama?

iOS 10 dan Android 8 tidak mendukung scan QR WiFi secara bawaan. Di perangkat tersebut, pengguna harus memasang aplikasi pemindai pihak ketiga (pembaca QR apa pun dari App Store bisa dipakai). Selalu sertakan versi teks kata sandi sebagai cadangan di dekat QR yang dicetak untuk perangkat lama.

Bisakah saya mencetaknya di kaus atau merchandise?

Bisa, tetapi uji dulu secara menyeluruh. Anyaman kain dapat membuat tepi modul QR kurang tegas dan menurunkan keandalan scan. Gunakan tingkat koreksi kesalahan H, cetak dengan ukuran 8 cm atau lebih, dan uji kaus hasil cetakan dengan beberapa ponsel sebelum mencetak dalam jumlah penuh. Sablon DTG (direct-to-garment) memberikan hasil lebih baik daripada kertas transfer.

Bagaimana cara berbagi dengan iPhone jika Android saya tidak bisa memindainya?

iPhone dengan iOS 11+ memiliki fitur “Bagikan Kata Sandi” di Pengaturan > Wi-Fi, yang memunculkan permintaan di iPhone terdekat yang sudah dipasangkan untuk menerima kata sandi secara otomatis. Untuk berbagi lintas iOS dan Android, QR code WiFi adalah solusi universal yang menjadi standar.

Apakah alat ini berfungsi untuk jaringan 5 GHz maupun 2,4 GHz?

Ya. QR tidak mengodekan band frekuensi, melainkan SSID dan kata sandi. Jika router Anda memancarkan satu SSID di kedua band (band steering), ponsel akan bergabung ke band mana pun yang dipilihnya. Jika Anda memiliki SSID terpisah (misalnya “KopiSenja” dan “KopiSenja-5G”), buat QR terpisah untuk masing-masing.

Bagaimana jika kata sandi saya mengandung karakter khusus?

Alat ini akan menanganinya. Backslash, titik koma, titik dua, koma, dan tanda kutip ganda di-escape secara otomatis sesuai spesifikasi URI WIFI:. Anda bisa menempelkan kata sandi rumit dengan karakter apa pun, dan QR yang dihasilkan tetap diurai dengan benar di iOS dan Android.

Bisakah saya mengganti kata sandi tanpa mencetak QR baru?

Tidak bisa dengan QR code statis, karena kata sandi sudah tertanam di dalam data QR. Untuk mengganti kata sandi tanpa mencetak ulang, gunakan QR code dinamis (Pembuat QR Code dari U2L). Versi dinamis menyimpan kata sandi terkini di server dan memungkinkan Anda memperbaruinya dari dasbor kapan saja.

Apakah alat ini berfungsi untuk jaringan WPA3 Enterprise?

WPA3 Personal (jenis yang dipakai di rumah dan kantor kecil) didukung. WPA3 Enterprise (varian yang dipakai di jaringan perusahaan dengan autentikasi RADIUS) tidak didukung, karena memerlukan kredensial dan sertifikat per pengguna yang tidak bisa dikodekan ke dalam QR. Untuk jaringan enterprise, gunakan profil onboarding jaringan (PEAP / EAP-TLS) sebagai gantinya.

Apakah alat ini bisa dipakai untuk jaringan dengan captive portal?

Sebagian. QR bisa menyambungkan perangkat ke WiFi yang mendasari jaringan tersebut, tetapi captive portal tetap mengharuskan pengguna menyetujui ketentuan atau memasukkan kode di browser. Banyak tempat kini memakai profil “Passpoint” (Hotspot 2.0) agar koneksi berlangsung mulus; teknologi ini terpisah dari QR code WiFi.

Tingkat koreksi kesalahan mana yang sebaiknya saya gunakan?

Tingkat M (menengah, redundansi 15%) adalah default dan cocok untuk sebagian besar kode cetak. Gunakan tingkat H (redundansi 30%) saat menambahkan logo atau jika permukaan cetak berisiko tergores (penanda di lantai yang ramai dilalui orang). Gunakan tingkat L hanya jika kapasitas data sudah hampir penuh karena kata sandi yang sangat panjang.

PNG, SVG, atau PDF, mana yang sebaiknya saya unduh?

SVG atau PDF untuk cetak, PNG untuk layar. Keduanya berformat vektor dan bisa diperbesar ke ukuran berapa pun tanpa kehilangan kualitas, dan ini penting jika Anda belum yakin seberapa besar ukuran cetak akhirnya. PNG cocok untuk layar digital, postingan media sosial, dan kebutuhan yang hanya ditampilkan di layar.

Bisakah saya membuat barcode WiFi secara massal?

Alat gratis ini membuat QR satu per satu. Untuk pembuatan massal (pemilik properti dengan banyak penyewa, jaringan hotel, tempat konferensi dengan 50 ruangan), gunakan API U2L atau alat QR WiFi massal (berbayar). Keduanya menerima file CSV dengan kolom SSID/kata sandi/enkripsi dan menghasilkan file ZIP berisi QR code.

Apakah QR code memiliki hak cipta?

Tidak. QR Code adalah merek dagang DENSO WAVE, tetapi formatnya dilisensikan secara terbuka dan bebas digunakan untuk keperluan komersial. Setiap QR code yang Anda buat adalah milik Anda. Skema URI WIFI: adalah konvensi yang dikembangkan oleh komunitas, bukan standar berpemilik (proprietary).

Istilah Penting

SSID
Service Set Identifier, yaitu nama jaringan yang mudah dibaca dan dipancarkan oleh router Anda (misalnya “KopiSenja-Tamu”). Maksimal 32 karakter. Membedakan huruf besar dan kecil. Disimpan di kolom S: dalam data yang dikodekan pada QR WiFi.
WPA / WPA2 / WPA3
WiFi Protected Access, generasi 1 hingga 3. WPA2 (2004) adalah standar dasar modern; WPA3 (2018) adalah penerusnya yang lebih aman. WPA1 sudah usang. QR mengodekan generasi mana yang digunakan; ponsel secara otomatis menegosiasikan handshake yang sesuai.
WEP
Wired Equivalent Privacy. Enkripsi WiFi pertama dari tahun 1997, yang sudah dibobol sejak 2001. Banyak jaringan lawas masih memakai WEP dan format QR mendukungnya demi kompatibilitas, tetapi data apa pun yang dikirim melalui koneksi WEP sebaiknya dianggap publik.
Jaringan tersembunyi
Jaringan WiFi yang dikonfigurasi agar tidak memancarkan SSID-nya. Perangkat tidak melihatnya di daftar jaringan dan harus diberi tahu secara eksplisit untuk mencarinya. Penanda H:true di dalam QR mengaktifkan perilaku ini.
Captive portal
Halaman web yang mencegat permintaan HTTP pertama setelah perangkat bergabung ke jaringan, lalu mengharuskan pengguna menyetujui ketentuan atau masuk (login). Umum dijumpai di hotel dan kafe. QR code WiFi bisa menyambungkan perangkat ke jaringan yang mendasarinya, tetapi tidak bisa melewati portal tersebut.
Tingkat koreksi kesalahan (ECL)
Seberapa banyak redundansi yang disisihkan QR code untuk menoleransi kerusakan. Tingkatnya adalah L (7%), M (15%), Q (25%), dan H (30%). Tingkat yang lebih tinggi menyisihkan lebih banyak redundansi dan mengurangi kapasitas data. Tingkat H diperlukan untuk QR yang diberi logo di atasnya.
Reed-Solomon
Kode koreksi kesalahan yang digunakan oleh setiap QR code. Secara matematis menjamin bahwa kode tetap dapat direkonstruksi meskipun persentase tertentu dari modulnya rusak atau tertutup. Menjadi dasar sistem ECL di atas.

Butuh QR code yang bisa diperbarui tanpa cetak ulang?

QR code dinamis U2L memungkinkan Anda mengubah tujuan, mengganti kata sandi WiFi, atau memperbarui URL tanpa harus membuang materi yang sudah dicetak. Coba gratis; daftar untuk pelacakan scan tanpa batas, dan upgrade ke Pro untuk logo kustom, bingkai, serta riwayat scan selama satu tahun penuh.

Coba QR code dinamis gratis