Pembuat Barcode WiFi Gratis (QR Code WiFi)
Buat QR code WiFi gratis dalam hitungan detik. Tamu cukup scan dengan kamera dan langsung terhubung, tanpa mengetik kata sandi. Mendukung WPA, WPA2, WPA3, WEP, dan jaringan terbuka.
Nama persis yang dipancarkan router Anda. Maksimal 32 karakter.
Paling umum: berfungsi di hampir semua jaringan modern
Maksimal 63 karakter. Tetap di browser Anda dan tidak pernah dikirim ke U2L.
Tingkat yang lebih tinggi lebih tahan terhadap kerusakan atau logo di tengah, tetapi membuat kode lebih padat.
Masukkan nama jaringan Anda untuk membuat QR code
Jawaban Singkat
QR code WiFi, yang juga sering disebut barcode WiFi, adalah gambar yang bisa dipindai dan menyimpan kredensial jaringan (SSID, kata sandi, jenis enkripsi) dalam format standar. Saat kode dipindai dengan kamera ponsel, perangkat otomatis bergabung ke jaringan tanpa perlu mengetik kata sandi secara manual. Gratis, berjalan di browser, dan bisa diunduh sebagai PNG, SVG, atau PDF.
Fakta Singkat
- iOS 11+ dan Android 9+ dapat memindai QR code WiFi langsung dari aplikasi kamera bawaan, tanpa perlu aplikasi pemindai pihak ketiga.
- QR code WiFi menggunakan skema URI WIFI:, format tidak resmi tetapi didukung secara universal, yang awalnya didokumentasikan oleh proyek ZXing.
- Satu kode berlaku untuk jumlah perangkat dan scan yang tidak terbatas. Kode ini tidak akan kedaluwarsa, kecuali Anda mengganti kata sandinya.
- Jenis enkripsi ikut dikodekan ke dalam data QR. WPA, WPA2, WPA3, WEP, dan “nopass” (jaringan terbuka) semuanya didukung.
- Jaringan tersembunyi memerlukan penanda (flag) tambahan, yaitu H:true, agar perangkat tahu bahwa permintaan untuk bergabung perlu dipancarkan.
- Koreksi kesalahan Reed-Solomon membuat kode tetap bisa dipindai dengan benar meski mengalami kerusakan fisik hingga 30% pada tingkat H.
- Logo di bagian tengah kode aman ditambahkan pada tingkat koreksi kesalahan H, yang menyisihkan cukup redundansi untuk area yang tertutup logo.
Cara Membuat Barcode WiFi
Lima langkah cepat. QR code langsung diperbarui saat Anda mengetik; unduh setelah tampilannya sesuai.
- 1
Masukkan nama jaringan (SSID)
Ketik nama persis yang dipancarkan router Anda. Huruf besar dan kecil dibedakan. Jika nama jaringan Anda mengandung karakter khusus, ketik persis seperti yang tampil; alat ini akan meng-escape karakter tersebut secara otomatis.
- 2
Pilih jenis enkripsi
Pilih WPA/WPA2 jika Anda memasang kata sandi (pengaturan default di hampir semua router modern). Pilih WPA3 hanya jika router dan semua perangkat klien Anda mendukungnya. Pilih WEP untuk jaringan lawas. Pilih “Tanpa kata sandi” untuk jaringan terbuka, tetapi jangan mencetak dan memajangnya di tempat umum sebelum menimbang untung-ruginya dari sisi keamanan.
- 3
Masukkan kata sandi
Ketik kata sandi jaringan persis seperti yang akan diketik oleh tamu. Spasi, huruf besar-kecil, dan karakter khusus semuanya berpengaruh. Alat ini berjalan sepenuhnya di browser Anda, sehingga kata sandi tidak pernah keluar dari perangkat Anda.
- 5
Unduh QR code
Pilih PNG untuk layar, atau SVG maupun PDF untuk cetak (keduanya vektor, resolusi tak terbatas). Cetak dengan ukuran 2 cm atau lebih agar kamera ponsel bisa mengunci fokus pada jarak scan yang umum.
Apa itu Pembuat QR Code WiFi?
Pembuat QR Code WiFi adalah alat untuk membuat barcode dua dimensi yang bisa dipindai dan menyimpan kredensial jaringan WiFi dalam format terstruktur. Saat kamera smartphone membaca kode tersebut, perangkat mengurai nama jaringan, jenis keamanan, dan kata sandinya, lalu meminta konfirmasi pengguna untuk bergabung ke jaringan cukup dengan sekali ketuk. Tidak perlu aplikasi, pendaftaran, atau mengetik apa pun.
Format ini berasal dari ZXing (Zebra Crossing), library barcode open source yang mengusulkan skema URI sederhana (WIFI:T:<jenis>;S:<ssid>;P:<kata_sandi>;H:<tersembunyi>;;) yang bisa diurai oleh pemindai QR apa pun. Apple, Google, Samsung, dan semua vendor Android besar kemudian menanamkan dukungan bawaan langsung ke aplikasi kamera mereka. Itulah sebabnya smartphone keluaran era 2018 sudah bisa bergabung ke jaringan dari kode tercetak tanpa memasang apa pun.
QR code WiFi memecahkan masalah nyata: mengetik kata sandi 16 karakter di keyboard ponsel, apalagi yang mencampur huruf besar, huruf kecil, dan simbol, butuh lebih dari 30 detik dan sering gagal. QR code memangkasnya menjadi sekali scan, dan itulah sebabnya kedai kopi, hotel, restoran, dan tempat konferensi memakainya secara luas. Kode ini juga tidak menyimpan status (stateless): kode tercetak yang sama bisa menyambungkan satu perangkat atau seribu perangkat, dan tidak ada batasan frekuensi scan karena tidak ada yang mencatat scan, baik di sisi U2L maupun di sisi router.
Karena QR code memuat kata sandi dalam bentuk teks biasa, perlakukan kode yang dicetak dengan kehati-hatian yang sama seperti kertas tempel bertuliskan “WiFi: KataSandiDiSini”. Siapa pun yang memotret QR Anda akan mendapatkan kredensial jaringan Anda. Untuk ruang publik yang ramai, pendekatan yang tepat adalah jaringan tamu terpisah dengan kata sandi yang tidak sensitif, bukan jaringan rumah atau kantor Anda.
Bagaimana cara kerja Pembuat QR Code WiFi?
QR code adalah barcode matriks 2D yang terdiri dari kotak-kotak terang dan gelap (modul) yang tersusun dalam sebuah kisi. Kisi ini mengodekan data biner menggunakan kode koreksi kesalahan Reed-Solomon, sehingga pemindai dapat merekonstruksi byte aslinya meskipun sebagian kode kotor, tergores, atau tertutup. Ada empat tingkat koreksi kesalahan: L (toleransi kerusakan sekitar 7%), M (15%), Q (25%), dan H (30%). Koreksi yang lebih tinggi mengurangi kapasitas data kode, tetapi meningkatkan keandalannya dalam pemakaian nyata.
Khusus untuk WiFi, QR code mengodekan string pendek dalam format URI WIFI:. Susunan persisnya adalah: WIFI:T:<autentikasi>;S:<ssid>;P:<kata_sandi>;H:<penanda_tersembunyi>;; dengan T sebagai jenis enkripsi (WPA, WEP, nopass), S sebagai nama jaringan (SSID), P sebagai kata sandi (dihilangkan untuk jaringan terbuka), dan H bernilai “true” untuk jaringan tersembunyi. Karakter khusus yang bentrok dengan format ini, yaitu titik dua, titik koma, koma, tanda kutip ganda, dan garis miring terbalik (backslash), di-escape dengan menambahkan backslash di depannya. Jadi, kata sandi yang mengandung titik koma akan menjadi “kata\;sandi” di dalam data QR.
Saat aplikasi kamera di ponsel mendeteksi pola QR, aplikasi tersebut mendekode byte-nya, melihat awalan WIFI:, dan mengenalinya sebagai kredensial jaringan. Sistem operasi (OS) kemudian menampilkan dialog sistem yang menawarkan untuk bergabung ke jaringan dengan SSID tersebut, lalu menambahkan jaringan itu ke daftar jaringan tersimpan di perangkat jika pengguna menyetujuinya. Dari sudut pandang pengguna, prosesnya hanya sekali scan dan sekali ketuk. Di balik layar, OS menjalankan alur koneksi yang sama seperti ketika pengguna mengetik kata sandi secara manual, hanya saja tanpa kerepotannya.
Jenis enkripsi bukan sekadar metadata. OS menggunakannya untuk menentukan handshake autentikasi mana yang akan dicoba. QR yang dibuat dengan jenis WPA tetapi dipakai untuk router yang hanya mendukung WPA2 tetap berfungsi, karena Apple dan Google memperlakukan WPA dan WPA2 sebagai satu jalur autentikasi yang sama. WPA3 harus dipilih secara eksplisit karena memakai handshake yang berbeda (SAE, bukan PSK). WEP didukung, tetapi tidak disarankan: enkripsinya sudah dibobol dan OS mungkin menampilkan peringatan keamanan.
Contoh Penggunaan
Cara pemasar, pelaku bisnis, dan developer memakai Pembuat QR Code WiFi.
Kedai kopi dan kafe
Cetak satu kartu A5 berisi QR jaringan tamu, lalu letakkan di samping kasir. Pelanggan cukup scan, terhubung, dan betah lebih lama. Tidak ada lagi pertanyaan “kata sandinya apa?” yang menyela pelayanan sepuluh kali dalam sejam. Gunakan jaringan tamu terpisah agar Anda bisa mengganti kata sandinya secara berkala tanpa merepotkan staf.
Restoran dan bar
Tempel stiker QR kecil di setiap meja atau di bagian belakang menu. Sambil menunggu makanan datang, pengunjung bisa terhubung tanpa perlu bertanya. Padukan dengan QR code ulasan Google di kartu yang sama untuk menggabungkan dua CTA berkonversi tinggi dalam satu media cetak.
Hotel dan properti sewa jangka pendek
Ganti kartu WiFi berlaminasi dengan QR code. Staf tidak perlu lagi menjelaskan kata sandi lima puluh kali sehari. Cetak satu untuk kamar dan satu untuk lobi. Host Airbnb bisa menyertakan QR di buku panduan tamu, sehingga tamu sudah terhubung sebelum membongkar koper.
Tempat konferensi dan acara
QR di lanyard atau buku acara cetak memungkinkan peserta tersambung ke WiFi acara dalam hitungan detik. Sangat penting untuk acara hybrid, saat pembicara melakukan siaran langsung atau peserta memakai aplikasi pendamping. Lebih cepat daripada antrean 200 orang yang harus disambungkan secara manual.
Coworking space dan kantor
Tempel QR di pintu ruang rapat untuk tamu yang butuh akses cepat tanpa merepotkan resepsionis. Pasang juga di area printer agar kontraktor bisa terhubung tanpa melibatkan tim IT. Padukan dengan VLAN tamu terpisah untuk isolasi keamanan.
Sekolah dan universitas
Tempel cetakannya di papan tulis kelas atau di pintu masuk perpustakaan. Beban helpdesk IT pun berkurang selama minggu awal tahun ajaran baru. Untuk program satu perangkat per siswa (1:1), QR memangkas langkah koneksi dari 60 detik menjadi 3 detik per siswa, dan selisihnya terasa besar di kelas berisi 30 siswa.
Klinik kesehatan
WiFi untuk pasien di ruang tunggu mendongkrak skor pengalaman pasien. Pajang QR di meja pendaftaran agar orang bisa terhubung sambil menunggu. Staf tidak perlu mengulang-ulang kata sandi sepanjang sore yang sibuk, dan tulisan kata sandi di papan tulis tidak bisa lagi diutak-atik orang.
Toko ritel dan pop-up store
WiFi pelanggan membuat pembeli bertahan lebih lama di toko dan membuka akses ke analitik beacon. Stiker QR di pintu kamar pas atau di label tepi rak mengajak pelanggan terhubung tanpa perlu ditawari staf. Sangat berguna untuk toko di lantai basement atau di mal yang menjadi area tanpa sinyal (dead zone).
Vila sewaan dan B&B
Cetak QR di dalam buku panduan tamu, lalu laminasi. Tamu langsung terhubung begitu masuk, bahkan sebelum membongkar koper. Pertanyaan yang paling sering dikirim tamu lewat pesan kepada host berkurang 80%, dan Anda tidak perlu lagi siaga setiap kali ada check-in.
Jaringan tamu di rumah
Tempel kartu QR kecil di dekat pintu depan. Keluarga yang berkunjung bisa terhubung tanpa Anda harus mengetikkan kata sandi acak 24 karakter ke ponsel kerabat. Gunakan SSID tamu terpisah dengan isolasi agar perangkat di jaringan tamu tidak bisa menjangkau printer, NAS, atau hub smart home Anda.
Pembuat QR Code WiFi vs Alternatif Lain
Perbandingan fitur dan harga secara berdampingan dengan alternatif teratas.
| Fitur | U2L | Bitly | Dub.co | QR Code Monkey | GoQR.me |
|---|---|---|---|---|---|
| Dukungan QR code WiFi | |||||
| Gratis, tanpa daftar | |||||
| Jenis enkripsi WPA3 | |||||
| Unduhan SVG vektor | Berbayar | ||||
| Dukungan jaringan tersembunyi | |||||
| Logo kustom / branding | Paket gratis | Hanya berbayar | Hanya berbayar | ||
| QR WiFi massal (CSV) | Berbayar | ||||
| Kata sandi tetap di browser | Tidak jelas | Tidak jelas |
Pembuat QR Code WiFi vs QR Code Monkey
QR Code Monkey adalah pembuat QR WiFi gratis dengan trafik terbesar. Alat ini berfungsi, tetapi paket gratisnya menyembunyikan fitur-fitur penting di balik paywall, dan ekspor SVG secara khusus memerlukan paket berbayar. Akibatnya, sebagian besar pengguna hanya mendapatkan PNG beresolusi rendah yang hasil cetaknya buruk di ukuran A4.
Pembuat QR Code WiFi dari U2L gratis, menyediakan unduhan PNG, SVG, dan PDF, serta mendukung WPA3 (yang tidak didukung Monkey). U2L membuat kode di browser Anda dan menyatakannya secara eksplisit di dalam alat, sehingga kata sandi tidak pernah dikirim ke server. Untuk kebutuhan sesekali di rumah atau usaha kecil, keduanya sama-sama bisa dipakai. Untuk apa pun yang ingin Anda cetak dalam skala besar, pilih output vektor.
Pembuat QR Code WiFi vs GoQR.me
GoQR.me adalah pembuat QR WiFi paling sederhana di web: satu formulir di satu halaman. Fungsi dasarnya terpenuhi, tetapi hanya sampai di situ. Tidak ada ekspor SVG, tidak ada dukungan logo, dan desainnya belum diperbarui selama hampir satu dekade.
Jika Anda hanya butuh QR yang berfungsi dalam 10 detik dan tidak peduli tampilannya, GoQR sudah cukup. U2L memberikan alur 10 detik yang sama, ditambah ekspor vektor, WPA3, dan jalan menuju QR code dinamis jika suatu saat Anda perlu mengganti kata sandi tanpa mencetak ulang.
Praktik Terbaik
Gunakan jaringan tamu
Jangan pernah mencetak QR untuk WLAN utama Anda jika ada kemungkinan orang lain melihat kodenya. Router dari vendor besar mana pun mendukung jaringan tamu dengan isolasi dan kata sandi terpisah, dan jaringan itulah yang seharusnya ada di QR.
Cetak minimal 2 cm
Pada jarak scan yang umum (30 cm), kode yang lebih kecil dari 2 x 2 cm sulit dikunci oleh autofokus kamera. Untuk kode yang dipasang di dinding dan dimaksudkan untuk dipindai dari seberang ruangan, perbesar hingga 8 cm atau lebih.
Gunakan tingkat koreksi kesalahan H jika menambahkan logo
Logo yang ditumpuk di atas kode menutupi sebagian datanya. Tingkat H menyisihkan redundansi 30%, cukup agar kode dengan logo di tengah seluas 20% area kode tetap terbaca dengan lancar. Pada tingkat L dan M, kode akan sesekali gagal dipindai.
Uji di beberapa ponsel sebelum mencetak
Scan dengan iPhone, ponsel Android terbaru, dan satu ponsel Android lama (versi 10 ke atas) sebelum QR dikirim ke percetakan. Perbedaan autofokus kamera dan cara OS menangani QR sesekali memunculkan kegagalan scan pada kode yang tampak baik-baik saja di pratinjau.
Gunakan kontras tinggi
Hitam di atas putih memberikan hasil cetak terbaik. QR berwarna tetap berfungsi, tetapi kurang andal di bawah pencahayaan berwarna (lampu restoran yang hangat, lampu neon kantor). Jika harus memakai warna brand, pastikan modul gelap setidaknya 65% lebih gelap daripada latar belakangnya.
Hindari laminasi glossy di area QR
Laminasi glossy menimbulkan pantulan cahaya yang mengacaukan autofokus kamera. Jika bagian kartu lainnya dilaminasi, lapisi area QR dengan finishing doff (matte). Laminasi UV doff mudah didapat dan harganya sama.
Cantumkan kata sandi cadangan dalam bentuk teks di dekat QR
Jika aplikasi kamera gagal atau pengguna memakai perangkat lama, beri mereka jalan keluar. Satu baris kecil di bawah QR bertuliskan “WiFi: NamaJaringan / Kata sandi: katasandianda” mengatasi semua kasus khusus tanpa biaya sepeser pun.
Buat dalam resolusi vektor untuk cetak
Selalu unduh SVG jika tujuannya untuk dicetak. PNG beresolusi 1024 x 1024 terlihat bagus di layar, tetapi akan pecah jika diperbesar ke ukuran poster A3. SVG bisa diperbesar ke ukuran berapa pun tanpa kehilangan satu piksel pun.
Buat ulang QR saat mengganti kata sandi
QR code statis menyimpan kata sandi apa adanya. Begitu kata sandi diganti, kode yang sudah dicetak tidak berguna lagi. Pilih salah satu: tetap memakai kata sandi statis (dengan jaringan tamu), atau gunakan layanan QR dinamis agar Anda bisa mengganti kata sandi tanpa mencetak ulang.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Memilih jenis enkripsi yang salah
Jika router Anda menggunakan WPA2 tetapi QR dibuat dengan jenis WEP, proses koneksi akan gagal tanpa pemberitahuan atau turun ke handshake yang kurang aman. Pastikan jenisnya di halaman admin router sebelum membuat QR; “WPA/WPA2 Personal” adalah pengaturan modern yang paling umum.
Lupa meng-escape karakter khusus
Kata sandi yang mengandung titik koma, titik dua, koma, backslash, atau tanda kutip ganda akan merusak parser URI WIFI: jika tidak di-escape. Alat U2L meng-escape karakter tersebut secara otomatis; encoder manual sering keliru dan menghasilkan QR yang bisa dipindai tetapi gagal saat autentikasi.
Mencetak terlalu kecil
QR yang dicetak lebih kecil dari 2 cm pada jarak scan standar 30 cm sesekali gagal terbaca oleh kamera ponsel Android kelas bawah. Perbesar ke 4 cm, dan tingkat kegagalannya turun hingga mendekati nol.
Lupa memasang penanda jaringan tersembunyi
Jaringan tersembunyi (yang tidak memancarkan SSID) memerlukan H:true di dalam data QR. Tanpa penanda itu, ponsel tidak akan aktif mencari jaringan tersebut: scan berhasil, tetapi proses koneksinya diam-diam kehabisan waktu (timeout).
Menganggap QR bersifat rahasia
Siapa pun yang memotret QR akan mendapatkan kata sandi Anda. Perlakukan QR seperti tulisan yang dipajang, bukan seperti kunci. Untuk jaringan yang sensitif, jangan pernah memasang QR di papan informasi; bagikan hanya secara langsung kepada orang yang memang perlu bergabung.
Memakai bitmap (PNG) untuk cetakan seukuran poster
PNG 512 px cukup untuk kartu A5, tetapi tampak sangat buruk di poster A2. Selalu ekspor SVG jika ukuran cetaknya belum pasti atau besar.
Menulis SSID dengan spasi di awal atau akhir
Beberapa router mengizinkan spasi di akhir SSID; ponsel menganggapnya sebagai jaringan yang berbeda. Jika QR tidak bisa tersambung, salin SSID langsung dari konfigurasi router alih-alih mengetiknya ulang.
Spesifikasi Teknis
| Format | Skema URI WIFI: (standar de facto, awalnya didokumentasikan oleh ZXing) |
| Kolom yang dikodekan | T (jenis autentikasi), S (SSID), P (kata sandi), H (penanda jaringan tersembunyi) |
| Jenis autentikasi yang didukung | WPA, WPA2, WPA3, WEP, nopass (jaringan terbuka) |
| Escape karakter khusus | Backslash ditambahkan sebelum \, ;, ,, :, dan " |
| Tingkat koreksi kesalahan QR | L (~7% kerusakan), M (~15%), Q (~25%), H (~30%) |
| Kapasitas default | Cukup untuk SSID + kata sandi 63 karakter pada tingkat M, dengan dukungan logo pada tingkat H |
| Dukungan bawaan iOS | iOS 11+ (2017) melalui aplikasi Kamera bawaan |
| Dukungan bawaan Android | Android 9+ (2018) melalui aplikasi Kamera bawaan di sebagian besar merek ponsel |
| Ukuran cetak yang disarankan | Minimal 2 cm pada jarak scan 30 cm; perbesar untuk jarak yang lebih jauh |
| Unduhan yang tersedia | PNG (raster), SVG dan PDF (vektor, bisa diperbesar ke ukuran berapa pun) |
Penggunaan per Industri
Perhotelan (hotel, B&B, vila sewaan)
Cetak satu QR untuk setiap kamar dan satu untuk area bersama. QR menggantikan kartu WiFi berlaminasi dan mengurangi gangguan di meja resepsionis sebesar 60 hingga 80% pada bulan pertama. Sangat efektif untuk tamu mancanegara yang enggan mengetik kata sandi 20 karakter dengan tata letak keyboard yang asing bagi mereka.
Usaha kuliner (restoran, kafe, bar)
Padukan QR WiFi dengan QR code ulasan Google di kartu yang sama. Pengunjung memindai keduanya dalam lima detik setelah duduk. Pola yang sudah teruji: stiker QR kecil di bagian belakang setiap menu, kartu QR di atas meja dengan kedua QR berdampingan, dan stiker vinyl di sisi mesin kasir.
Perkantoran (coworking space, tamu perusahaan)
Tempel QR jaringan tamu di setiap pintu ruang rapat. Tamu sudah terhubung sebelum tuan rumahnya datang. Padukan dengan VLAN tamu yang memisahkan mereka dari LAN perusahaan. Untuk coworking space, pasang QR di meja penyambutan dan di dalam toilet khusus anggota (menarik perhatian, tetapi tidak ramai dilalui orang).
Pendidikan (sekolah, perpustakaan, universitas)
Pajang QR di setiap ruang kelas dan di pintu masuk perpustakaan. Pada minggu pertama semester, satu perubahan ini saja memangkas tiket dukungan IT untuk koneksi perangkat siswa sebesar 40 hingga 60%. Gunakan jaringan tamu sekolah ala eduroam, bukan LAN staf.
Kesehatan (klinik, praktik dokter gigi, rumah sakit)
WiFi pasien merupakan komponen terukur dari skor pengalaman pasien dalam survei NHS, CMS, dan HCAHPS. Kartu QR di ruang tunggu menyambungkan pasien dalam hitungan detik tanpa melibatkan staf. Tempatkan WiFi pasien di VLAN yang terpisah dari sistem klinis demi kepatuhan terhadap HIPAA / GDPR.
Ritel (toko, pop-up store, mal)
WiFi pelanggan memperpanjang waktu kunjungan (dwell time) dan membuka akses ke analitik beacon Bluetooth. QR paling efektif dipasang di pintu kamar pas dan shelf talker di tepi rak, yaitu permukaan yang menarik perhatian dan tempat pelanggan memang berhenti 5 hingga 10 detik. Hindari memasangnya di kaca etalase yang ramai; silau matahari membuat scan gagal.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bisakah saya scan barcode WiFi dengan iPhone?
Bisakah saya scan QR code WiFi dengan ponsel Android?
Apa perbedaan WPA, WPA2, dan WPA3?
Apakah alat ini berfungsi untuk jaringan tersembunyi?
Apakah kata sandi saya disimpan di suatu tempat?
Seberapa besar QR code sebaiknya dicetak?
Bisakah saya menambahkan logo ke QR code?
Berapa panjang maksimal kata sandi WiFi?
Mengapa QR code WiFi saya tidak berfungsi di ponsel lama?
Bisakah saya mencetaknya di kaus atau merchandise?
Bagaimana cara berbagi dengan iPhone jika Android saya tidak bisa memindainya?
Apakah alat ini berfungsi untuk jaringan 5 GHz maupun 2,4 GHz?
Bagaimana jika kata sandi saya mengandung karakter khusus?
Bisakah saya mengganti kata sandi tanpa mencetak QR baru?
Apakah alat ini berfungsi untuk jaringan WPA3 Enterprise?
Apakah alat ini bisa dipakai untuk jaringan dengan captive portal?
Tingkat koreksi kesalahan mana yang sebaiknya saya gunakan?
PNG, SVG, atau PDF, mana yang sebaiknya saya unduh?
Bisakah saya membuat barcode WiFi secara massal?
Apakah QR code memiliki hak cipta?
Alat Gratis Lainnya
Pembuat QR Code Instagram
Buat QR code yang bisa dipindai untuk membuka profil Instagram Anda. Cocok untuk brosur, kartu nama, dan kemasan.
QR Code Ulasan Google
Arahkan pelanggan langsung ke formulir ulasan Google Anda. Cetak di struk dan tenda meja untuk mendongkrak SEO lokal dan rating.
Pemindai QR Code
Scan QR code dari gambar, tangkapan layar, clipboard, atau webcam. Didekode langsung di browser Anda, tidak ada yang diunggah.
Pembuat Link WhatsApp
Buat link wa.me untuk chat sekali klik dengan pesan otomatis. Pasang di bio, iklan, atau QR code agar pelanggan langsung menghubungi Anda di WhatsApp.
Pemendek Link YouTube
Pendekkan URL YouTube yang panjang menjadi link yang rapi dan bisa dilacak. Berbagi jadi lebih mudah bagi kreator video dan pemasar.
Pembuat UTM
Buat URL kampanye dengan parameter UTM untuk melacak pemasaran di Google Analytics. Preset cepat untuk Google Ads, Meta, Email, dan lainnya.
Istilah Penting
- SSID
- Service Set Identifier, yaitu nama jaringan yang mudah dibaca dan dipancarkan oleh router Anda (misalnya “KopiSenja-Tamu”). Maksimal 32 karakter. Membedakan huruf besar dan kecil. Disimpan di kolom S: dalam data yang dikodekan pada QR WiFi.
- WPA / WPA2 / WPA3
- WiFi Protected Access, generasi 1 hingga 3. WPA2 (2004) adalah standar dasar modern; WPA3 (2018) adalah penerusnya yang lebih aman. WPA1 sudah usang. QR mengodekan generasi mana yang digunakan; ponsel secara otomatis menegosiasikan handshake yang sesuai.
- WEP
- Wired Equivalent Privacy. Enkripsi WiFi pertama dari tahun 1997, yang sudah dibobol sejak 2001. Banyak jaringan lawas masih memakai WEP dan format QR mendukungnya demi kompatibilitas, tetapi data apa pun yang dikirim melalui koneksi WEP sebaiknya dianggap publik.
- Jaringan tersembunyi
- Jaringan WiFi yang dikonfigurasi agar tidak memancarkan SSID-nya. Perangkat tidak melihatnya di daftar jaringan dan harus diberi tahu secara eksplisit untuk mencarinya. Penanda H:true di dalam QR mengaktifkan perilaku ini.
- Captive portal
- Halaman web yang mencegat permintaan HTTP pertama setelah perangkat bergabung ke jaringan, lalu mengharuskan pengguna menyetujui ketentuan atau masuk (login). Umum dijumpai di hotel dan kafe. QR code WiFi bisa menyambungkan perangkat ke jaringan yang mendasarinya, tetapi tidak bisa melewati portal tersebut.
- Tingkat koreksi kesalahan (ECL)
- Seberapa banyak redundansi yang disisihkan QR code untuk menoleransi kerusakan. Tingkatnya adalah L (7%), M (15%), Q (25%), dan H (30%). Tingkat yang lebih tinggi menyisihkan lebih banyak redundansi dan mengurangi kapasitas data. Tingkat H diperlukan untuk QR yang diberi logo di atasnya.
- Reed-Solomon
- Kode koreksi kesalahan yang digunakan oleh setiap QR code. Secara matematis menjamin bahwa kode tetap dapat direkonstruksi meskipun persentase tertentu dari modulnya rusak atau tertutup. Menjadi dasar sistem ECL di atas.
Butuh QR code yang bisa diperbarui tanpa cetak ulang?
QR code dinamis U2L memungkinkan Anda mengubah tujuan, mengganti kata sandi WiFi, atau memperbarui URL tanpa harus membuang materi yang sudah dicetak. Coba gratis; daftar untuk pelacakan scan tanpa batas, dan upgrade ke Pro untuk logo kustom, bingkai, serta riwayat scan selama satu tahun penuh.
Coba QR code dinamis gratis